EventBogor.com – Gemuruh Ramadan segera tiba! Di tengah hiruk pikuk kota, Jakarta Islamic Centre (JIC) bersiap menyambut bulan suci dengan rangkaian kegiatan yang sarat makna. Malam pertama Ramadan 1447 Hijriah, JIC akan membuka lembaran ibadah dengan salat Tarawih berjamaah 23 rakaat. Lebih dari sekadar tradisi, ini adalah komitmen untuk merajut kebersamaan dan memperdalam spiritualitas.
Tradisi yang Mengakar: Tarawih 23 Rakaat Membuka Semangat Ramadan
Bayangkan malam pertama Ramadan. Suara azan magrib berkumandang, menandai berakhirnya puasa. Setelah berbuka, jamaah berbondong-bondong menuju masjid, merasakan getaran kebahagiaan menyambut bulan penuh berkah. Di JIC, tradisi Tarawih 23 rakaat akan menjadi pembuka yang istimewa. Arif Syukur, Wakil Panitia Ramadan JIC, menegaskan komitmen untuk mempertahankan tradisi ini. “Insyaallah malam ini kita mulai dengan salat Tarawih berjamaah 23 rakaat,” ujarnya, membangkitkan semangat jamaah.
Lebih dari Salat: Rangkaian Kegiatan yang Memperkaya Jiwa
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, ini adalah waktu untuk memperkaya diri dengan ilmu dan mendekatkan diri pada Allah SWT. JIC memahami hal ini dengan menyusun rangkaian kegiatan harian yang komprehensif. Dimulai dengan kajian Hikmah Fajar setelah Subuh, dilanjutkan dengan kultum Zuhur, tadarus Al-Qur’an digital setelah Asar, hingga kajian menjelang berbuka puasa. Semua ini dirancang untuk mengisi setiap detik Ramadan dengan hal-hal yang bermanfaat.
Apa artinya bagi Anda? Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperdalam pemahaman agama. Bayangkan, setelah seharian berpuasa, Anda bisa mendengarkan kajian yang menyejukkan hati, membaca Al-Qur’an bersama, dan berbagi ilmu dengan sesama. Pengalaman ini akan meninggalkan kesan mendalam dan membawa perubahan positif dalam diri Anda.
