- 15-16 Februari: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
- 17-18 Februari: Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.
- 19 Februari: Kepulauan Bangka Belitung, Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Pegunungan.
- 20-21 Februari: Sumatera Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Perhatikan baik-baik daftar di atas. Pastikan Anda berada di wilayah yang disebutkan, atau sedang berencana bepergian ke sana.
Apa yang Menyebabkan Cuaca Ekstrem Ini?
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang bekerja sama. Pertama, penguatan Monsun Asia membawa angin baratan yang kuat, mempercepat pertumbuhan awan hujan. Kedua, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berada pada fase Indian Ocean turut berkontribusi. Ditambah lagi, gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby memicu perlambatan dan belokan angin, terutama di pesisir selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
Apa Artinya Bagi Anda?
1. Persiapan Diri: Siapkan payung, jas hujan, dan perlengkapan lain yang diperlukan. Jika Anda tinggal di daerah rawan banjir, perhatikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar. Pastikan saluran air tidak tersumbat.
2. Pantau Informasi: Tetaplah update dengan informasi cuaca dari sumber yang kredibel, seperti BMKG. Perhatikan peringatan dini dan ikuti arahan dari pemerintah daerah.