Sekda DKI Jakarta, Uus Kuswanto, telah memberikan angin segar. Stok telur di Jakarta disebut mencapai 5,5 ton. Angka yang cukup besar, setidaknya di atas kertas. Tapi, jangan buru-buru merasa tenang. Ketersediaan stok hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya adalah harga.
Kenaikan permintaan seringkali berbanding lurus dengan kenaikan harga. Akankah hal ini terjadi? Pengalaman tahun-tahun sebelumnya mengajarkan kita untuk selalu waspada. Pemerintah daerah perlu memastikan stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani, terutama saat momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri.