EventBogor.com – Malam itu, langit Bogor murka. Angin mengamuk, menerjang Kampung Ciparingga, Desa Cibadak, Kecamatan Tanjungsari. Bukan hanya sekadar angin lalu, ia meruntuhkan mimpi – dua rumah rata dengan tanah. Sembilan nyawa terpaksa meninggalkan puing-puing rumah mereka, mencari perlindungan di rumah saudara. Sebuah kisah pilu yang mengingatkan kita akan kekuatan alam dan pentingnya kesiapsiagaan.
Bencana Datang Tanpa Tedeng Aling-aling
Senin malam, 21 Juli 2025, hujan turun mengguyur dengan derasnya. Disertai angin kencang yang seolah tak kenal ampun. Dua unit rumah warga tak kuat menahan gempuran. Atap terangkat, dinding ambruk, menyisakan puing-puing. Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengonfirmasi kabar duka ini. “Hujan deras cukup lama, disertai angin kencang, sedikitnya dua unit rumah rusak berat,” ujarnya, menggambarkan betapa dahsyatnya bencana yang datang.