Setelah melakukan pembunuhan, FTJ berupaya melarikan diri. Rencananya, ia akan kabur menuju Sumatera, lalu melanjutkan pelarian ke luar negeri. Namun, polisi berhasil menggagalkan rencana tersebut. FTJ ditangkap di rest area Tol Tangerang-Merak, sebelum sempat mencapai tujuannya. Sebuah ironi, karena ia berusaha lari dari kenyataan, namun akhirnya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Apa Artinya Bagi Kita?
Kasus ini seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua. Pentingnya komunikasi yang baik dalam hubungan. Pentingnya mengelola emosi dengan bijak. Dan yang paling penting, pentingnya mencari bantuan profesional jika merasa kesulitan mengendalikan diri. Jangan biarkan api cemburu membakar segalanya. Jangan biarkan emosi menguasai akal sehat.
Kematian DA adalah tragedi yang tak seharusnya terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Dan semoga kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Bisakah kita belajar dari tragedi ini, ataukah kisah serupa akan terus berulang?