EventBogor.com – Malam sunyi di Leuwiliang, Bogor, mendadak gempar. Aparat kepolisian berhasil menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu, mengamankan seorang pria berinisial A (28) pada Jumat malam, 10 April 2026. Penangkapan ini bukan sekadar penangkapan biasa, melainkan buah manis dari kerja sama erat antara polisi dan warga yang peduli.
Dari Laporan Warga, Sabu Berhasil Dihentikan
Bayangkan, Anda adalah salah satu warga Leuwiliang. Hati kecil Anda terusik melihat gelagat mencurigakan di lingkungan sekitar. Akhirnya, Anda memilih untuk bersuara. Laporan Anda, tanpa Anda duga, menjadi kunci utama dalam pengungkapan kasus peredaran sabu ini. Sungguh, keberanian Anda patut diacungi jempol!
Kapolsek Leuwiliang, Kompol Maryanto, mengungkapkan bahwa informasi dari masyarakat menjadi fondasi kuat bagi penyelidikan. Polisi bergerak cepat, mengawasi gerak-gerik pelaku sebelum akhirnya melakukan penindakan yang tepat sasaran. Hasilnya? Barang bukti sabu seberat 0,40 gram berhasil diamankan. Walau tak seberapa, namun ini adalah kemenangan bagi kita semua.
Sistem ‘Tempel’: Modus Baru yang Meresahkan
Peredaran narkoba kini semakin canggih. Pelaku diduga menggunakan sistem ‘tempel’, di mana transaksi dilakukan tanpa pertemuan langsung. Pembeli dan penjual tak pernah bertatap muka. Barang ditinggalkan di suatu tempat, dan pembeli mengambilnya setelah transfer uang. Modus ini, selain licik, juga menyulitkan upaya penangkapan. Untungnya, polisi berhasil membongkar taktik ini.