Sejumlah persoalan menjadi sorotan utama. Dokumen perencanaan yang disimpan rapat-rapat, dasar hukum yang masih abu-abu, dan kurangnya partisipasi warga adalah bara api yang memicu gejolak. Ditambah lagi, munculnya dugaan kuat bahwa proyek ini lebih berpihak pada kepentingan pengembang, termasuk PT Sentul City Tbk. Bisakah pembangunan yang ideal berjalan tanpa kepercayaan dari mereka yang terdampak?