EventBogor.com – Dunia AI berputar dengan cepat. Selama ini, kita disuguhi cerita tentang GPU yang perkasa, mesin raksasa yang melahap data dan menghasilkan keajaiban. Tapi, jangan lupakan jantung dari semuanya: CPU. Ya, unit pemrosesan pusat yang selama ini mungkin luput dari perhatian, kini kembali menjadi sorotan utama. Agentic AI, dengan segala kompleksitasnya, sedang mengubah lanskap pusat data, dan AMD seolah bersiap memimpin gelombang baru ini.
GPU vs CPU: Bukan Perang, Tapi Sinergi
Bayangkan sebuah orkestra. GPU adalah para pemain yang memainkan melodi rumit dengan kecepatan luar biasa. Tapi, siapa yang memimpin, mengatur tempo, dan memastikan semua instrumen bermain selaras? Jawabannya adalah CPU. Itulah analogi yang pas untuk menggambarkan hubungan GPU dan CPU di dunia AI. Selama ini, kita fokus pada GPU karena mereka memang bintang di panggung training AI, tempat data raksasa diolah. Tapi, ketika AI mulai memasuki fase inference, yaitu saat AI “berpikir” dan memberikan respons, peran CPU menjadi jauh lebih krusial. CPU mengambil alih “otak” dari operasi, mengumpulkan data, mengarahkan informasi, dan menafsirkan hasil.