Dari Tiang Mangkrak ke Jalan Gemerlap: Apa yang Berubah?
Prosesnya dimulai dengan ‘pembersihan’ besar-besaran. Pemprov DKI telah meruntuhkan 109 tiang monorel yang sudah lama berdiri, memakan waktu hingga akhir Februari 2026. Langkah ini membuka jalan bagi pekerjaan utama: perbaikan saluran air, pelebaran trotoar, dan pelebaran jalan. Tujuannya jelas: menciptakan kawasan yang lebih rapi, nyaman, dan tentu saja, lebih ‘bersih’ secara visual.
Tentu saja, perubahan besar tak selalu mulus. Selama proyek berjalan, kita harus bersabar menghadapi kemacetan dan ketidaknyamanan. Namun, Pramono Anung menjanjikan bahwa semua pengorbanan ini akan terbayar lunas. Setelah revitalisasi, Rasuna Said diharapkan menjadi kawasan yang tertata lebih baik, dengan infrastruktur yang modern dan mampu menampung aktivitas masyarakat dengan lebih optimal.