Pembangunan jalur berkuda ini akan dimulai pada bulan Mei, berbarengan dengan proyek pembangunan exit tol Citeureup–Cibinong. Ini adalah bukti perencanaan matang dari Pemkab Bogor, memanfaatkan momentum untuk mendorong pengembangan kawasan secara menyeluruh. Lahan seluas hampir 5 hektare akan dimanfaatkan secara optimal, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Sebagian wilayah yang masuk dalam zona ruang terbuka hijau (RTH) akan tetap berfungsi sebagai daerah resapan air, menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang berkelanjutan.
Bupati Rudy Susmanto menekankan bahwa pembangunan ini akan bertumpu pada sinergi semua pihak. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan Kabupaten Bogor akan terus berkembang dan menjadi daerah yang maju dan berprestasi.