EventBogor.com – Kabar kurang sedap datang dari Jasinga, Kabupaten Bogor. Proyek pembangunan Sekolah Rakyat, yang digadang-gadang sebagai solusi pendidikan gratis bagi masyarakat miskin, kini menjadi sorotan. Sejak dimulai akhir 2025, proyek ini disebut belum menunjukkan kemajuan signifikan. Bahkan, sejumlah kejanggalan mulai terkuak, menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi dan nasib para pekerja.
Mulai Mengerjakan di Akhir 2025, Apa Kabar Proyek Sekolah Rakyat?
Bayangkan Anda adalah seorang warga Jasinga yang menantikan hadirnya sekolah gratis untuk anak-anak. Impian itu tentu akan terusik jika melihat kenyataan di lapangan. Proyek yang dimulai sejak pertengahan Desember 2025 ini, hingga April 2026, masih jauh dari kata selesai. Lebih miris lagi, tidak ada tanda-tanda keterbukaan informasi publik, seperti papan proyek yang seharusnya terpampang jelas.
Seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan fakta mencengangkan. “Saya sudah sekitar dua bulan di sini. Tidak ada papan proyek,” ujarnya. Ia menambahkan, ada ratusan pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut. Ironis, bukan? Di saat pemerintah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, justru muncul dugaan praktik yang kurang transparan.