Keputusan rotasi ini tidak diambil secara tiba-tiba. Pramono Anung telah melakukan diskusi mendalam dengan Wakil Gubernur Rano Karno dan Sekretaris Daerah Uus Kuswanto. Proses ini melibatkan evaluasi kinerja, manajemen talenta, dan pertimbangan kebutuhan organisasi. Hal ini menunjukkan komitmen untuk memilih pemimpin yang tepat dan mampu membawa perubahan positif. Sebagian pejabat akan mulai menjabat pada 1 Juni 2026 dan 1 Agustus 2026, serta menunggu SK untuk satu orang Pejabat Fungsional Utama.
Apa Artinya Bagi Warga Jakarta?
Pergantian ini adalah harapan baru. Harapan akan pelayanan publik yang lebih baik, transportasi yang lebih lancar, dan kota yang lebih maju. Tentu saja, perubahan tidak terjadi dalam semalam. Namun, dengan hadirnya wajah-wajah baru yang berkomitmen, kita bisa berharap Jakarta akan terus bergerak maju. Ini adalah momentum untuk membangun kota yang lebih baik, kota yang layak huni, dan kota yang menjadi kebanggaan kita semua.