Konsumsi dalam negeri diharapkan jadi andalan utama, soalnya kondisi di luar lagi nggak bisa diprediksi.
Pak Airlangga juga bilang, konsumsi dalam negeri itu nyumbang sekitar 54 persen ke permintaan ekonomi nasional.
Makanya, pemerintah fokus buat jaga daya beli masyarakat dan kepercayaan konsumen.
Selain itu, kita juga lagi ngebut buat mandiri di bidang energi, biar nggak terlalu tergantung sama impor.
Program peningkatan biodiesel sampai B50 itu salah satu cara buat jaga pasokan energi nasional tetap stabil.
Di sektor pangan, pemerintah berusaha keras buat mastiin rantai pasok lancar dengan cara ngendaliin biaya produksi.
Salah satunya dengan stabilisasi harga gas, yang penting banget buat bikin pupuk, biar pertanian kita tetap produktif.
Kita bahkan punya kelebihan produksi pupuk urea yang lumayan banyak.
Setiap tahun, kita ekspor sekitar 1,5 juta ton pupuk ke berbagai negara.
Permintaan dari India, Australia, sampai Filipina nunjukkin kalau Indonesia makin diperhitungkan di pasar global.