Bukan cuma soal tiket gratis, tapi juga tentang mewujudkan impian spiritual yang mungkin terasa jauh bagi sebagian orang.
Banyak peserta yang mengaku bahwa ini adalah kali pertama mereka bisa menunaikan ibadah umroh, terlebih karena keterbatasan ekonomi atau kesempatan.
Co-Founder Scarlett, Felicya Angelista, menegaskan bahwa komitmen sosial ini bukan sekadar tambahan, melainkan bagian dari DNA perusahaan sejak awal berdiri.
“Sejak awal, Scarlett ingin memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya tegas.
“Komitmen ini kami wujudkan lewat berbagai program tahunan, terutama saat Ramadan, di mana kita bisa bersama-sama berbagi kebaikan di bulan yang penuh berkah.”
Program ini juga dirancang untuk melibatkan komunitas, mitra, dan Sahabat Scarlett agar bisa turut serta dalam aksi-aksi positif yang digerakkan.
Lebih dari sekadar umroh gratis, inisiatif ini menjadi simbol kepedulian, empati, dan semangat saling menguatkan.
Proses seleksi peserta dilakukan secara transparan dan inklusif, memberi ruang bagi mereka yang selama ini aktif memberi dampak positif di lingkungan sekitar.
Baik itu guru, relawan, pejuang kesehatan mental, hingga ibu rumah tangga yang konsisten menyebarkan kebaikan—semuanya berkesempatan.
Dengan terus menghadirkan program seperti ini, Scarlett membuktikan bahwa brand lokal bisa tumbuh besar tanpa melupakan akar dan tanggung jawabnya terhadap masyarakat.