Eventbogor.com – Earth Hour kembali hadir sebagai momentum global yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merenungkan hubungan manusia dengan alam.
Di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim, gerakan mematikan lampu selama satu jam bukan lagi sekadar simbol, tapi bentuk kesadaran kolektif bahwa setiap energi yang dihemat punya arti.
Pada tahun 2026, Earth Hour akan digelar pada Sabtu, 28 Maret, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat.
Selama satu jam itu, jutaan orang dari berbagai belahan dunia akan mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak penting sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan planet.
Gerakan ini dipelopori oleh World Wide Fund for Nature (WWF) dan telah berlangsung selama dua dekade, menjadikan Earth Hour 2026 sebagai perayaan 20 tahun aksi nyata untuk bumi.
Tema tahun ini, ‘Beri Ruang untuk Bumi’, mengajak kita semua bukan hanya berhenti sejenak dari konsumsi energi, tapi juga merefleksikan bagaimana gaya hidup kita selama ini membebani alam.
Partisipasi tidak harus rumit—cukup matikan lampu, cabut charger yang tidak digunakan, dan alihkan waktu gelap itu untuk hal yang lebih bermakna.
Banyak gedung ikonik di Indonesia, termasuk pusat perbelanjaan dan perkantoran tinggi, turut mematikan penerangan luar sebagai bentuk dukungan.
Aksi ini bukan cuma soal hemat listrik, tapi juga soal kesadaran: bahwa perubahan iklim bukan isu jauh, tapi kenyataan yang terasa dari cuaca ekstrem hingga krisis energi global.
Partisipasi individu mungkin terasa kecil, tapi ketika jutaan orang melakukan hal yang sama dalam satu waktu, dampaknya bisa dirasakan secara kolektif.