EventBogor.com – Gemuruh Stadion Giuseppe Sinigaglia menggema pada Sabtu (24/1/2026) saat Como 1907 menunjukkan performa yang luar biasa dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Pertandingan yang seharusnya menjadi laga biasa bagi Torino, justru berubah menjadi mimpi buruk setelah Como, yang diasuh oleh sang legenda Cesc Fàbregas, membantai mereka dengan skor telak 6-0. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa Como siap bersaing di papan atas, bahkan mengancam zona Liga Champions.
Kemenangan telak ini menjadi bukti nyata transformasi yang dialami Como di bawah arahan Fàbregas. Performa yang ditunjukkan sangat berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya, dengan gaya permainan yang lebih agresif dan terstruktur. Ini juga menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lain di Serie A. Bagaimana tidak? Kemenangan ini bukan hanya soal angka, melainkan juga soal dominasi permainan dan mentalitas juara yang mulai terbangun di dalam skuad Como.
Awal Mula Pesta Gol: Dominasi Tanpa Ampun
Sejak peluit awal dibunyikan, Como langsung tancap gas. Mereka menunjukkan intensitas permainan yang tinggi, membuat Torino kesulitan mengembangkan strategi. Tekanan terus menerus dilancarkan, memaksa Torino bermain di bawah tekanan sejak menit-menit awal. Pergerakan tanpa bola yang agresif dan distribusi cepat dari lini tengah menjadi kunci dominasi Como. Para pemain Torino tampak kebingungan menghadapi gempuran yang tak henti-hentinya.
Gol pembuka yang dicetak pada menit ke-8 oleh Anastasios Douvikas menjadi penanda awal pesta gol. Penyerang asal Yunani ini berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Torino dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang. Gol ini langsung membakar semangat para pemain Como dan membuat publik Sinigaglia bergemuruh. Momentum positif ini semakin mendorong Como untuk terus menekan.
Tidak butuh waktu lama, Como kembali menambah keunggulan. Martin Baturina menggandakan keunggulan pada menit ke-16 melalui tendangan terukur dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi kiper Torino. Dua gol cepat ini semakin membuat Torino tertekan dan kehilangan arah. Babak pertama praktis menjadi milik Como, dengan Torino nyaris tak mampu menciptakan peluang berbahaya.
Babak Kedua: Torino Semakin Terpuruk, Impian Champions Kian Dekat
Memasuki babak kedua, Torino berusaha melakukan perubahan, namun dominasi Como tetap tak terbendung. Tim tamu tampak kesulitan keluar dari tekanan dan terus melakukan kesalahan. Como terus memanfaatkan kelemahan Torino untuk menambah pundi-pundi gol. Serangan demi serangan terus dilancarkan, membuat pertahanan Torino kocar-kacir.
Gol-gol tambahan terus berdatangan, mengukuhkan kemenangan Como. Setiap gol disambut dengan sorak sorai meriah dari para pendukung yang memadati stadion. Kemenangan ini bukan hanya soal hasil akhir, melainkan juga tentang bagaimana Como menunjukkan kualitas permainan yang memukau. Mereka bermain sebagai tim, dengan kerjasama yang solid dan semangat juang yang tinggi.
Kemenangan telak ini membawa Como naik ke peringkat kelima klasemen sementara Serie A, hanya selisih tipis dari zona Liga Champions. Ini adalah pencapaian luar biasa bagi Como, yang sebelumnya tidak diunggulkan untuk bersaing di papan atas. Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Como akan terus melaju dan memberikan kejutan di sisa musim.
Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi Torino. Mereka harus segera berbenah dan memperbaiki performa jika ingin bersaing di Serie A. Sementara itu, Como patut berbangga dengan pencapaian mereka. Dengan semangat juang yang tinggi dan strategi yang tepat, mereka telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim besar lainnya. Kemenangan ini adalah bukti bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan dan cerita menarik yang tak terduga.