EventBogor.com – Gemuruh stadion Emirates pecah oleh kejutan! Dalam laga yang tak terlupakan di pekan ke-23 Premier League musim 2025/2026, Manchester United berhasil mencuri tiga poin dari kandang Arsenal dengan skor akhir 3-2. Pertandingan yang digelar pada Senin (26/1/2026) dini hari WIB ini bukan hanya sekadar kemenangan, tetapi juga menjadi penanda berakhirnya rekor kandang tak terkalahkan Arsenal musim ini. Kemenangan ini semakin manis bagi Setan Merah, yang menunjukkan mental juara yang tak kenal menyerah.
Pertandingan ini menjadi bukti nyata bagaimana sepak bola dapat menyajikan drama dan kejutan. Arsenal, yang tampil perkasa di kandang sendiri, harus mengakui keunggulan Manchester United dalam laga yang berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Hasil ini tentu menjadi pukulan telak bagi The Gunners dan memberikan angin segar bagi persaingan papan atas Premier League.
Awal Pertemuan: Arsenal Mendominasi, MU Tertekan
Babak pertama pertandingan seolah menjadi panggung bagi Arsenal untuk menunjukkan dominasinya. Mereka tampil agresif sejak awal, terus menggempur pertahanan Manchester United. Tekanan yang bertubi-tubi ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Sebuah kemelut di depan gawang MU berujung pada gol bunuh diri Lisandro Martinez, yang secara tidak langsung memberikan keunggulan 1-0 bagi Arsenal. Gol ini semakin meningkatkan kepercayaan diri The Gunners, sementara Manchester United terlihat kesulitan untuk mengembangkan permainan.
Namun, sepak bola memang penuh kejutan. Meskipun tertekan, Manchester United perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka. Tekanan dari Arsenal akhirnya berhasil diredam, dan Setan Merah mulai mencoba keluar dari tekanan. Usaha keras mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37. Bryan Mbeumo, yang memanfaatkan kesalahan lini belakang Arsenal dan menerima umpan matang dari Bruno Fernandes, berhasil menceploskan bola ke gawang kosong. Skor berubah menjadi 1-1, yang membuat suasana pertandingan semakin memanas. Skor imbang ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Babak Kedua: Kebangkitan Setan Merah yang Memukau
Babak kedua menjadi panggung bagi kebangkitan Manchester United. Hanya lima menit setelah babak kedua dimulai, stadion Emirates terdiam. Patrick Dorgu, yang menunjukkan kemampuan individu luar biasa dari sisi kiri, melakukan kombinasi cepat satu-dua untuk melewati penjagaan lini tengah Arsenal. Setelah berhasil melewati hadangan pemain lawan, Dorgu melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Arsenal. Bola membentur bagian bawah mistar sebelum akhirnya masuk ke gawang, membuat MU berbalik unggul 2-1.
Gol ini semakin memacu semangat juang Manchester United, sementara Arsenal berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Pertandingan semakin sengit, dengan kedua tim saling jual beli serangan. Arsenal akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-84 melalui gol Mikel Merino, yang memanfaatkan kemelut di depan gawang MU. Skor kembali imbang 2-2, membuat para penggemar di stadion maupun di seluruh dunia berspekulasi bahwa pertandingan akan berakhir dengan skor imbang.
Drama di Akhir Laga: Gol Penentu Kemenangan
Namun, drama belum berakhir. Manchester United, yang tidak ingin menyerah begitu saja, terus berjuang untuk meraih kemenangan. Tekanan terus menerus yang mereka lancarkan akhirnya membuahkan hasil di menit-menit akhir pertandingan. Gol penentu kemenangan yang dicetak oleh pemain United lainnya benar-benar memecah suasana. Gol ini tak hanya mengamankan kemenangan bagi Manchester United, tetapi juga mengakhiri rekor kandang tak terkalahkan Arsenal musim ini.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti nyata bahwa semangat juang dan mental juara adalah kunci utama dalam meraih kemenangan di dunia sepak bola. Manchester United membuktikan bahwa mereka adalah tim yang pantang menyerah dan selalu berjuang hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini tentu akan menjadi motivasi besar bagi mereka untuk terus meraih hasil positif di pertandingan-pertandingan berikutnya.