EventBogor.com – Cibinong, semangat persatuan dan aksi nyata kembali digaungkan di Kabupaten Bogor. Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyerukan kepada seluruh generasi muda untuk tidak hanya menjadi saksi sejarah, melainkan aktor utama yang menentukan arah masa depan bangsa. Seruan ini disampaikan dengan penuh semangat saat membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong. Kehadiran para tokoh penting daerah, dari Wakil Bupati hingga jajaran Forkopimda, semakin mengukuhkan komitmen bersama untuk membina dan memberdayakan generasi muda.
Peringatan Sumpah Pemuda kali ini bukan sekadar seremoni rutin. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pengingat akan semangat juang para pemuda pada tahun 1928 yang telah berhasil menyatukan perbedaan menjadi kekuatan bangsa. Bupati Rudy mengingatkan kembali makna mendalam dari peristiwa bersejarah tersebut, di mana para pemuda dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya bersatu dalam ikrar satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.
Sumpah Pemuda: Kilas Balik Perjuangan dan Relevansinya di Era Modern
Peringatan Sumpah Pemuda selalu menjadi pengingat akan semangat persatuan yang telah mengantarkan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan. Pada tahun 1928, para pemuda Indonesia dengan berani mengucapkan sumpah yang mengikat mereka dalam satu tujuan: kemerdekaan Indonesia. Semangat inilah yang menjadi landasan bagi perjuangan bangsa hingga akhirnya meraih kemerdekaan pada tahun 1945. Mengapa hal ini masih relevan? Karena semangat persatuan dan kesatuan adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah bangsa. Di tengah arus globalisasi dan berbagai tantangan yang dihadapi, semangat Sumpah Pemuda harus terus dipupuk dan diwariskan kepada generasi penerus. Kita harus terus mengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat mempersatukan kita.
Bupati Rudy Susmanto dengan tegas menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini memang berbeda dibandingkan dengan perjuangan para pemuda di masa lalu. Perjuangan melawan penjajahan fisik telah berganti dengan perjuangan melawan berbagai tantangan di era modern. Namun, semangat yang harus dikobarkan tetap sama, yaitu semangat juang untuk membangun bangsa yang kuat dan berdaulat. Generasi muda tidak lagi harus mengangkat bambu runcing, melainkan harus mengangkat ilmu pengetahuan, meningkatkan kerja keras, dan menjunjung tinggi kejujuran. Hal inilah yang akan menjadi bekal utama bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa nilai-nilai seperti kejujuran, ketangguhan, dan empati harus menjadi landasan dalam setiap langkah generasi muda.
Pemuda: Penentu Sejarah, Bukan Pelengkap
Dalam amanatnya, Bupati Rudy menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penentu sejarah, bukan hanya sebagai pelengkap. Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa ada di tangan generasi muda. Mereka memiliki potensi besar untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi Indonesia. Untuk itu, generasi muda harus berani bermimpi besar, berani mengambil risiko, dan tidak takut untuk gagal. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah pembelajaran berharga untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Beliau juga mengajak seluruh anak bangsa untuk menjaga api perjuangan dan semangat kebangsaan. Pemuda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik, lebih kuat, adil, makmur, dan disegani di dunia internasional. Pemuda yang patriotik, gigih, dan memiliki empati terhadap sesama adalah kunci untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Dengan semangat Sumpah Pemuda, mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan mampu menghadapi segala tantangan.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini menjadi momentum penting untuk merenungkan kembali semangat persatuan, kesatuan, dan semangat juang yang telah diwariskan oleh para pahlawan bangsa. Dengan semangat yang membara, generasi muda diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan negara. Upacara peringatan ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Dengan demikian, diharapkan semangat Sumpah Pemuda akan terus hidup dan membara dalam diri setiap anak bangsa, sebagai kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih baik.