EventBogor.com – Cibinong, 7 Oktober 2024 – Suasana di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab Bogor) terasa berbeda. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dengan tegas memberikan peringatan sekaligus ajakan kepada seluruh jajaran perangkat daerah untuk segera bersiap menghadapi tantangan di masa depan. Pernyataan ini disampaikan dalam apel gabungan yang dihadiri oleh seluruh Asisten, Staf Ahli, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor, Senin (6/10).
Apa yang mendasari seruan ini? Mengapa Sekda Ajat menekankan pentingnya perubahan cara kerja? Jawabannya terletak pada dinamika dan kompleksitas tantangan yang dihadapi oleh Pemkab Bogor. Mulai dari perubahan kebijakan, tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, hingga perkembangan teknologi yang pesat, semuanya menuntut respons yang cepat, tepat, dan inovatif. Pemkab Bogor tidak bisa lagi berpuas diri dengan cara kerja konvensional. Diperlukan terobosan-terobosan baru, strategi yang lebih efektif, dan semangat kerja yang membara untuk memastikan Kabupaten Bogor terus maju dan berkembang.
Tantangan Baru, Strategi Baru: Membongkar Cara Kerja Lama
Sekda Ajat Rochmat Jatnika menekankan bahwa tahun depan akan menjadi babak baru bagi Pemkab Bogor. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah harus segera ‘memutar otak’ dan menyusun strategi yang komprehensif. Beliau mengingatkan bahwa rutinitas ‘copy-paste’ kegiatan lama sudah tidak relevan lagi. Tantangan yang dihadapi juga baru, sehingga memerlukan pendekatan yang berbeda. Ini bukan sekadar perubahan kecil, tetapi transformasi mendasar dalam cara berpikir dan bertindak.
Perintah ‘memutar otak’ ini bukan hanya sekadar slogan. Sekda meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap program kerja yang sudah ada, mengidentifikasi kelemahan, dan mencari solusi inovatif. Strategi anggaran juga harus disusun secara realistis, dengan mempertimbangkan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat. Tujuannya adalah untuk menciptakan program yang efektif, efisien, dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Bogor.
Pacu Semangat, Selesaikan Program Tepat Waktu: Dua Bulan Menentukan!
Selain fokus pada perencanaan strategis untuk masa depan, Sekda Ajat juga menyoroti pentingnya mempercepat pelaksanaan program kegiatan yang sudah disahkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2024. Waktu pelaksanaan yang tersisa hanya sekitar dua bulan menjadi perhatian utama. Sekda mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tidak bekerja ‘biasa-biasa saja’. Momentum yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal. Istilah ‘rock and roll’ atau bekerja santai, tidak boleh ada dalam kamus ASN Pemkab Bogor saat ini.
Penekanan pada penyelesaian program tepat waktu bukan tanpa alasan. Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bogor sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan program-program yang telah direncanakan. Jika program terlambat atau bahkan gagal dilaksanakan, dampaknya akan sangat merugikan masyarakat. Selain itu, keterlambatan pelaksanaan program juga bisa menghambat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara keseluruhan. Oleh karena itu, Sekda Ajat meminta seluruh ASN untuk memacu semangat kerja, bekerja keras, dan memastikan tidak ada kegiatan yang tersendat karena kelalaian.
BerAKHLAK: Lebih dari Sekadar Kinerja, Ini Soal Teladan
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Ajat juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat dan solidaritas kerja di lingkungan Pemkab Bogor. Namun, yang lebih penting lagi, beliau menekankan pentingnya menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai BerAKHLAK. BerAKHLAK adalah akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini menjadi landasan penting dalam membangun pemerintahan yang bersih, efektif, dan melayani masyarakat.
Sekda Ajat menegaskan bahwa masyarakat saat ini tidak hanya menilai kinerja ASN dari angka-angka indeks atau laporan di atas kertas. Masyarakat juga memperhatikan perilaku sehari-hari ASN. Sikap yang ramah, responsif, jujur, dan bertanggung jawab adalah cerminan dari ASN yang berakhlak. Oleh karena itu, Sekda mengajak seluruh ASN Kabupaten Bogor untuk tetap kompak, berakhlak, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, serta menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.
Dengan arahan yang jelas dari Sekda Ajat Rochmat Jatnika, diharapkan seluruh jajaran Pemkab Bogor dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menghadapi tantangan di masa depan. Perubahan cara kerja, percepatan pelaksanaan program, dan penerapan nilai-nilai BerAKHLAK adalah kunci untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.