EventBogor.com – Desa Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, diselimuti sukacita pada Senin, 29 September 2025. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini berlangsung begitu meriah, dengan pawai Dongdang yang menjadi pusat perhatian. Namun, ada satu hal yang membuat perayaan kali ini terasa begitu istimewa dan membahagiakan bagi warga: tidak adanya gangguan dari truk tambang yang biasanya lalu lalang di jalur utama.
Perayaan Maulid Nabi bukan hanya sekadar seremoni keagamaan. Bagi masyarakat Cigudeg, acara ini adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi, mengekspresikan rasa syukur, dan merayakan nilai-nilai luhur yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Pawai Dongdang, dengan iringan musik rebana dan lantunan shalawat, adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan tersebut. Namun, selama ini, lalu lintas truk tambang yang padat seringkali menjadi penghalang, mengurangi kenyamanan dan bahkan membahayakan keselamatan warga yang mengikuti pawai.
Kelancaran yang Dinanti: Pawai Dongdang Berlangsung Aman dan Tertib
Tahun ini, suasana berbeda terasa jelas. Jalur utama menuju lokasi acara tampak lebih lengang, memungkinkan warga untuk lebih leluasa dan aman menikmati pawai. Ratusan warga tumpah ruah di jalanan, berjalan dengan gembira sambil membawa dongdang – wadah yang dihias dengan indah berisi hasil bumi dan berbagai macam makanan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua, semua larut dalam kegembiraan. Senyum merekah di wajah mereka, mencerminkan kebahagiaan yang mendalam.
Pemandangan ini tentu saja menjadi pemandangan yang sangat membahagiakan. Sebelum acara, kekhawatiran akan gangguan truk tambang selalu menghantui. Jalanan yang sempit dan kondisi lalu lintas yang padat seringkali membuat pawai terasa kurang nyaman dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Namun, berkat kebijakan yang berpihak pada masyarakat, masalah tersebut berhasil diatasi. Masyarakat Cigudeg akhirnya bisa merasakan pawai yang aman, tertib, dan penuh khidmat.
Ucapan Syukur dan Apresiasi: Kebijakan yang Mendengar Aspirasi Warga
Rasa syukur dan apresiasi tak henti-hentinya diucapkan oleh warga Cigudeg atas kelancaran acara. Mereka mengakui bahwa pawai tahun ini terasa jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Banyak warga yang menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi, khususnya kepada Bapak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Kebijakan yang diambil oleh KDM, yang mengatur lalu lintas truk tambang, dianggap sangat tepat dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Nurdin Ruhendi, SH, salah satu tokoh pemuda Cigudeg, menyampaikan ungkapan syukur dan terima kasih secara langsung. “Alhamdulillah, hari ini pawai dongdang berjalan lancar, tidak ada truk tambang yang lewat. Hatur nuhun Pak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), atas kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya. Pernyataan ini mewakili perasaan banyak warga Cigudeg yang merasakan dampak positif dari kebijakan tersebut.
Selain itu, iringan musik rebana yang mengalun merdu dan lantunan shalawat nabi semakin menambah semarak suasana. Semangat keagamaan dan kebersamaan begitu terasa, menciptakan atmosfer yang penuh kedamaian dan kebahagiaan. Warga tampak menikmati setiap momen dari awal hingga akhir pawai, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh suka cita.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa kebijakan publik yang baik haruslah selalu mempertimbangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Ketika kepentingan warga menjadi prioritas, maka perayaan keagamaan seperti Maulid Nabi akan dapat dinikmati dengan lebih khidmat dan penuh kebahagiaan. Harapannya, semangat kebersamaan dan rasa syukur ini akan terus membara, membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat Cigudeg.