EventBogor.com – Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Kota Tangerang. Niat baik seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) untuk bersalaman dengan Habib Bahar bin Smith berujung pada pengeroyokan. Kejadian ini menambah daftar panjang kontroversi yang melingkupi tokoh agama tersebut.
Bayangkan Anda baru saja selesai mengikuti pengajian akbar. Suasana masih riuh, semangat keagamaan membara. Anda, sebagai seorang kader Banser, berniat mendekat untuk sekadar bersalaman dengan sang penceramah, sebagai bentuk penghormatan dan ngalap berkah. Namun, apa yang terjadi? Bukannya sambutan hangat, Anda malah ditarik, dituduh, dan akhirnya menjadi korban pengeroyokan.
Awal Mula yang Tak Terduga
Peristiwa ini bermula setelah acara tabligh akbar di Cipondoh, Kota Tangerang, pada Minggu, 21 September 2025. Kader Nahdlatul Ulama (NU), termasuk anggota Banser, biasanya melakukan tabarrukan atau ngalap berkah dengan bersalaman dengan para penceramah. Namun, saat seorang anggota Banser bernama Rida berupaya menyalami Habib Bahar bin Smith, ia justru diamankan oleh pengawal.
“Di jarak kurang lebih 2 meter karena memang sangat berdesak-desakan ya kondisinya, jarak 2 meter itu Sahabat Rida atau kader Banser Rida itu diamankan sama pengawal-pengawal Bahar,” ujar Ketua GP Ansor Kota Tangerang, Midyani. Lebih lanjut, Midyani mengungkapkan bahwa Rida kemudian dipukul di depan panggung dan dibawa ke salah satu rumah tersangka (Bahar bin Smith).