Home News Sekolah Rakyat Gandeng TNI, Siswa Bakal Bangun Jam 03.30 WIB Demi Disiplin
News

Sekolah Rakyat Gandeng TNI, Siswa Bakal Bangun Jam 03.30 WIB Demi Disiplin

Share
Share

Eventbogor.com – Belakangan ini, pernyataan dari Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono ramai diperbincangkan. Pasalnya, beliau menyebut bahwa program Sekolah Rakyat akan bekerja sama dengan TNI AD untuk memperkuat kedisiplinan para siswanya. Bahkan, dalam rencana tersebut, siswa yang tinggal di asrama bakal dibiasakan bangun jam 03.30 WIB setiap pagi.

Apa Tujuan Program Ini?

Menurut Wamensos, langkah ini bukan cuma soal bangun pagi, tapi juga soal membentuk mental, karakter, dan tanggung jawab siswa. Banyak anak di Sekolah Rakyat berasal dari latar belakang yang beragam — mulai dari anak putus sekolah, pekerja muda, hingga mereka yang butuh kesempatan kedua buat belajar lagi. Nah, lewat kerja sama dengan TNI, diharapkan mereka bisa dapet pembinaan disiplin seperti baris-berbaris, latihan fisik, dan pembiasaan hidup teratur di asrama.

TNI Bukan Gantikan Guru

Wamensos juga menegaskan kalau TNI bukan akan menggantikan peran guru. Mereka lebih ke bagian pembinaan karakter dan pengawasan kedisiplinan. Jadi, tetap ada proses belajar akademik seperti biasa, tapi ditambah nuansa latihan mental dan fisik yang dikawal langsung oleh anggota TNI AD.

Kenapa Harus Bangun Jam 03.30 WIB?

Kebiasaan bangun jam 03.30 WIB ini dianggap sebagai simbol disiplin tinggi. Menurut Wamensos, rutinitas itu bisa bikin siswa lebih produktif dan terbiasa memanfaatkan waktu sejak dini. Meski terkesan ekstrem, pola ini sebenarnya mirip dengan pola kehidupan di militer — bangun pagi, beraktivitas penuh, lalu tidur lebih awal supaya cukup istirahat.

BACA JUGA :  Tanah Abang Bebas Parkir Liar? Rano Karno Bicara Soal Penertiban, Apa Kabar Kemacetan?

Dampaknya Buat Dunia Pendidikan

Program Sekolah Rakyat ini jadi salah satu upaya pemerintah buat nyiptain sistem pendidikan alternatif bagi anak-anak dari keluarga rentan. Dengan adanya dukungan dari TNI, harapannya sekolah ini nggak cuma fokus pada pelajaran di kelas, tapi juga pada pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial.

Walau belum diterapkan secara penuh, rencana ini udah bikin banyak orang penasaran. Ada yang setuju karena bisa melatih kedisiplinan, tapi ada juga yang khawatir soal jam tidur dan beban siswa. Tapi satu hal yang pasti, program ini bakal jadi eksperimen menarik di dunia pendidikan Indonesia.

Penutup

Terlepas dari pro dan kontra, ide Sekolah Rakyat yang menggandeng TNI ini menunjukkan bahwa pemerintah lagi serius nyari cara baru buat memperbaiki sistem pendidikan. Kalau benar-benar diterapkan, konsep “bangun jam 03.30 WIB” mungkin bisa jadi simbol generasi muda yang tangguh dan disiplin tinggi.

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Explore more

Lifestyle

Arti Kucing Mati di Rumah: Mitos atau Fakta yang Masih Dipercaya Hingga Kini?

Eventbogor.com – Kehilangan kucing peliharaan bukan cuma soal kehilangan hewan, tapi rasanya seperti kehilangan anggota keluarga yang selama ini selalu ada di rumah....

Weekly Newsletter

Excepteur sint occaecat cupidatat non proident

    Related Articles
    News

    Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

    Eventbogor.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mendorong percepatan pembangunan...

    News

    Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

    Eventbogor.com – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah bukan cuma bikin...

    News

    Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

    Eventbogor.com – Mengapa harga Minyakita melonjak di tengah klaim pemerintah bahwa stok...

    News

    KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

    Eventbogor.com – KPK kini tengah menggali lebih dalam dugaan praktik suap yang...