“Razia dihentikan sembari menunggu Perwali selesai, dan kami pastikan semua pihak yang terdampak ikut dilibatkan,” pungkas Bapak Sujatmiko. Pernyataan ini menjadi harapan sekaligus tantangan bagi Dishub Kota Bogor. Semoga saja, Perwali yang akan datang mampu menjawab keresahan para sopir angkot, sekaligus menjaga kualitas pelayanan transportasi umum di Kota Bogor.