Ketidakpastian ini tentu berdampak pada persiapan. Panitia harus bersiap dalam berbagai kemungkinan. Vendor harus siap dengan peralatan, keamanan harus terkoordinasi, dan tentu saja, informasi harus terus disampaikan kepada masyarakat. Semua ini membutuhkan waktu dan tenaga, yang semakin terasa berat ketika keputusan final belum juga tiba.
Mengharap yang Terbaik
Pramono berharap, seperti yang diperkirakan, Idul Fitri akan jatuh pada tanggal yang sudah diantisipasi. “Mudah-mudahan kami mengharapkan itu bisa dilakukan dan bagi warga Jakarta selamat menikmati menyambut Idul Fitri,” ujarnya. Ia juga mengindikasikan kehadiran dirinya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, jika CFN jadi digelar. Ini adalah harapan bersama, semoga semuanya berjalan lancar, dan perayaan Lebaran di Jakarta tetap meriah dan berkesan.
Penutup: Antara Harapan dan Penantian
Keputusan ada di tangan Kemenag. Sementara itu, warga Jakarta hanya bisa berharap dan menunggu. Akankah malam takbiran dihiasi dengan gemerlap CFN ataukah ada perubahan rencana? Kita tunggu saja.