Home News Car Free Night Lebaran 2026: Pramono Galau Tunggu Sidang Isbat
News

Car Free Night Lebaran 2026: Pramono Galau Tunggu Sidang Isbat

Share
Share

EventBogor.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, tengah berada di persimpangan jalan. Ia galau, bimbang menentukan nasib Car Free Night (CFN) Lebaran 2026 di jantung Jakarta, kawasan Sudirman-Thamrin. Kegelisahan ini berakar pada satu hal: menunggu hasil sidang isbat penentuan Hari Raya Idul Fitri dari Kementerian Agama.

Mengapa Ini Penting Sekarang?

Keputusan Pramono bukan sekadar urusan teknis. Ini adalah cerminan dari dinamika kota Jakarta yang selalu bergerak cepat, terutama dalam menyambut perayaan besar seperti Lebaran. Bayangkan, jutaan warga Jakarta dan sekitarnya telah menanti, merencanakan malam takbiran dengan suka cita. CFN, dengan segala kemeriahan dan hiburannya, telah menjadi tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di ibu kota.

Menanti Kepastian: Sidang Isbat Kemenag

Kemenag akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026. Keputusan dari sidang inilah yang akan menentukan apakah Idul Fitri jatuh pada 20 atau 21 Maret 2026. Pramono menegaskan, keputusan Kemenag ini krusial. “Untuk Car Free Night, memang ada dilema sedikit. Karena sidang isbatnya itu kan apakah dilakukan tanggal 19 atau 20, kami sedang menunggu itu,” ujar Pramono.

Skenario yang Mungkin Terjadi

Jika Idul Fitri jatuh pada 20 Maret, maka CFN kemungkinan besar akan digelar pada Sabtu, 21 Maret 2026, malam. Jika demikian, warga Jakarta akan kembali disuguhi pawai obor elektrik yang gemerlap, dentuman bedug yang membahana, alunan musik religi yang syahdu, serta tabligh akbar yang menggugah jiwa. Sebuah perayaan yang meriah, merangkul semua lapisan masyarakat.

BACA JUGA :  Stasiun Bogor 'Berbenah': Jalur Ditutup, Perjalanan KRL Berubah, Apa Artinya?

Apa Artinya Bagi Warga Jakarta?

Bagi warga Jakarta, CFN adalah kesempatan untuk bersilaturahmi, menikmati suasana kota yang berbeda dari biasanya, serta merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa. Ini adalah momen kebersamaan, di mana hiruk pikuk kendaraan digantikan oleh langkah kaki dan tawa riang. Ini adalah ruang publik yang dirancang untuk mempererat tali persaudaraan.

Dampak Nyata: Persiapan yang Tertunda

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Related Articles
News

Ambisi PLTS 100 Gigawatt: Jalan Cepat Indonesia Tinggalkan Diesel

Eventbogor.com – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mendorong percepatan pembangunan...

News

Ketika Perang Timur Tengah Buka Mata Barat soal Ketergantungan pada Tiongkok di Sektor Energi Bersih

Eventbogor.com – Konflik yang kembali memanas di Timur Tengah bukan cuma bikin...

News

Harga Minyakita Naik Meski Stok Nasional Aman, Ini Penyebabnya Menurut Pemerintah

Eventbogor.com – Mengapa harga Minyakita melonjak di tengah klaim pemerintah bahwa stok...

News

KPK Selidiki Dugaan Suap di Balik Maraknya Rokok Ilegal dan Celah Pengawasan Cukai

Eventbogor.com – KPK kini tengah menggali lebih dalam dugaan praktik suap yang...