EventBogor.com – Kobaran api yang melalap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) di Cimuning, Bekasi, menyisakan duka. Sebanyak 22 bangunan, termasuk rumah dan tempat usaha, hangus terbakar pada Rabu, 1 April 2026. Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, langsung turun tangan melakukan pendataan terhadap 47 Kartu Keluarga (KK) yang terdampak musibah ini.
Bayangkan malam itu. Langit kelabu diselimuti asap tebal, suara sirine meraung-raung membelah kegelapan. Api, bagai monster rakus, melahap segalanya. Warga berlarian menyelamatkan diri, meninggalkan harta benda yang kini tinggal puing. Tragedi di Jalan Cinyosng ini menyisakan luka mendalam bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Pendataan: Langkah Awal Penanganan
Camat Maka Nachrowi, dengan sigap, memimpin pendataan. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Sebanyak 47 KK yang tercatat menjadi fokus utama. Mereka adalah korban langsung, mereka yang paling membutuhkan uluran tangan.
“Bangunannya yang sudah terdata, baik yang kontrakan, tempat usaha, rumah itu semuanya 22,” ujar Camat Maka di lokasi kejadian. Pernyataan ini menegaskan betapa besar dampak kebakaran. Puluhan keluarga kini harus memulai kembali dari nol.