Eventbogor.com – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) kembali menunjukkan kehadiran sosialnya menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Di bawah naungan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3 Kalimantan Zona 9, dua anak usaha tersebut menginisiasi program bernama CurTis, singkatan dari Cukur Gratis.
Inisiatif ini tidak hanya soal merapikan penampilan warga jelang lebaran, tapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal.
Program CurTis dirancang untuk mendukung para barber lokal sekaligus memberi ruang praktik bagi lulusan pelatihan cukur yang sebelumnya digagas perusahaan.
Sebanyak hampir 150 warga dari sekitar wilayah operasi ikut merasakan manfaat dari kegiatan yang digelar di tiga lokasi berbeda.
Di Sangasanga, kegiatan pertama digelar pada 13 Maret 2026 di Gedung Wisma Ria, dengan 28 peserta yang antusias mengikuti layanan cukur gratis.
Empat barber lokal yang terlibat merupakan alumni Pelatihan Barbershop Kecamatan Sangasanga tahun 2025, yang sejak saat itu terus dibina oleh perusahaan.
Sigid Setiawan, Senior Manager PEP Sangasanga Field, menekankan bahwa program ini adalah wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, CurTis bukan cuma soal tampil rapi di hari besar, tapi juga soal memberi kesempatan bagi para pelaku usaha mikro untuk berkembang.
Keesokan harinya, 14 Maret 2026, giliran PHSS Northern Area Operations (NAO) yang menggelar kegiatan serupa di Badak Creative Center, Desa Gas Alam Badak I, Kecamatan Muara Badak.
Acara ini menarik perhatian 50 warga lokal dan dilayani oleh dua barber muda bersertifikasi yang didampingi tiga barber umum.
Ini adalah kelanjutan dari program CSR PHSS yang fokus pada pelatihan dan sertifikasi keterampilan barbershop bagi pemuda di sekitar wilayah operasi.
Dengan memberi ruang praktik langsung, perusahaan ingin memastikan keterampilan yang didapat tidak hanya berhenti di kelas, tapi benar-benar bisa diterapkan dan menghasilkan.
Langkah ini juga dinilai strategis dalam mendukung ekonomi sirkular di tingkat komunitas, di mana warga tidak hanya jadi penerima manfaat, tapi juga pelaku.
Antusiasme warga menjadi bukti bahwa program seperti ini sangat dibutuhkan, terutama menjelang momen penting seperti Idulfitri.
Di tengah kenaikan biaya hidup, layanan cukur gratis memberi sedikit keringanan sekaligus menyentuh aspek psikologis—tampil percaya diri saat hari raya.
Pertamina melalui PHI Regional 3 Kalimantan Zona 9 terus menunjukkan bahwa kehadiran perusahaan di tengah masyarakat bisa dirasakan dalam bentuk nyata, bukan sekadar narasi.
Dengan menggabungkan aspek sosial, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi, CurTis menjadi contoh program CSR yang tidak hanya relevan, tapi juga berkelanjutan.
