Tak butuh waktu lama, unggahan Rispo menyebar bak virus. Netizen beramai-ramai memberikan dukungan dan saran. Ada yang menawarkan helm pengganti, ada pula yang berusaha mencari informasi keberadaan helm tersebut. Kejadian ini membuktikan, betapa kuatnya ikatan antara publik dan figur publik, bahkan dalam urusan kehilangan barang sepele.
Jejak Digital Membantu Penyelidikan
Kecanggihan teknologi memang tak bisa dipandang sebelah mata. Dalam kasus ini, jejak digital menjadi kunci. Rispo sendiri menemukan indikasi helmnya dijual di Facebook dengan harga yang lumayan menggiurkan: Rp350 ribu. Lokasi transaksinya pun cukup jelas, yaitu di wilayah Jatiuwung. Informasi ini menjadi titik terang bagi polisi.