HalloBogor.com, Nanggung – Bayangkan, Anda bisa menikmati keindahan Curug Cihideung yang memesona, lalu dengan mudah melanjutkan perjalanan ke pantai-pantai eksotis Sukabumi. Kini, bukan lagi angan-angan. Rencana pembangunan jalan tembus dari Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menuju perbatasan Sukabumi, mendapat dukungan penuh. Inisiatif ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi gerbang pembuka potensi ekonomi dan pariwisata yang selama ini tersembunyi.
Langkah progresif ini mendapat acungan jempol dari berbagai pihak. Nurdin Ruhendi, SH, seorang aktivis sosial dan pemerhati kebijakan publik, menilai pembangunan jalan ini sebagai strategi jitu. “Desa Malasari itu mutiara tersembunyi. Akses yang baik bukan berarti merusak, tapi justru membuka potensi yang selama ini terisolasi,” ujarnya, Selasa (2/7/2025).
Mengapa Ini Penting Sekarang?
Jawabannya sederhana: pemerataan. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan jalan tembus ini adalah bagian dari upaya meratakan pembangunan di wilayah perbatasan. Selama ini, Desa Malasari, dengan potensi alamnya yang luar biasa, seolah terisolasi. Akses yang sulit membuat potensi ekonomi dan pariwisata sulit berkembang. Jalan tembus ini adalah jembatan, penghubung, dan kunci untuk membuka potensi tersebut.
Pikirkan skenario ini: seorang petani di Malasari kesulitan memasarkan hasil panennya karena akses yang terbatas. Dengan adanya jalan baru, ia bisa dengan mudah mengirimkan hasil pertaniannya ke pasar yang lebih luas. UMKM lokal pun akan ikut bergeliat. Wisatawan, yang selama ini enggan datang karena akses yang sulit, akan berbondong-bondong menikmati keindahan alam Malasari, mulai dari kawasan konservasi hingga keindahan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).