Dari Tambal Sulam ke Perbaikan Permanen: Perubahan Besar Apa yang Akan Terjadi?
Selama ini, Dinas Bina Marga telah melakukan penanganan darurat dengan metode tambal sulam. Untuk jalan aspal, digunakan cold mix. Sementara jalan beton, ditambal dengan semen cepat kering. Metode ini memang efektif untuk menutup lubang sementara, namun tidak menyelesaikan akar masalah. Heru Suwondo menyebutkan, lebih dari 6.000 lubang jalan sudah ditangani dengan cara ini. Jumlah yang fantastis, menunjukkan betapa krusialnya masalah jalan berlubang di Jakarta.
Kini, pendekatan berubah. Perbaikan permanen akan menjadi prioritas. Meski detail teknis belum diungkapkan secara rinci, komitmen untuk memberikan solusi jangka panjang adalah angin segar bagi warga Jakarta. Ini berarti, material yang digunakan kemungkinan akan lebih kuat dan tahan lama, serta proses pengerjaan yang lebih komprehensif.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda?