Kita seringkali mendengar janji manis tentang peningkatan kualitas pendidikan. Namun, bagaimana mungkin janji itu terwujud jika fasilitas dasar seperti ruang kelas saja tak layak pakai? Lebih dari 350 siswa terpaksa berbagi 12 ruang kelas yang aktif. Bayangkan, bagaimana mereka bisa fokus belajar jika harus berdesakan atau bahkan merasa khawatir dengan kondisi bangunan? Ini bukan hanya soal ‘kenyamanan’, tapi juga soal hak anak-anak mendapatkan pendidikan yang layak.
Usaha yang Sia-Sia? Jeritan Hati Kepala Sekolah
Pihak sekolah, dengan penuh harapan, telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan melalui forum musrenbang di berbagai tingkatan. Namun, hingga kini, belum ada respons konkret dari pemerintah daerah. Apakah suara mereka tak didengar? Apakah perhatian hanya terfokus pada pembangunan fisik tanpa memperhatikan kebutuhan mendasar seperti pendidikan?
Apa Artinya Bagi Kantong Anda? (Dan Masa Depan Kita)