Indikator lain yang menunjukkan stabilitas adalah semakin sedikitnya wilayah yang mencatat kenaikan harga pangan signifikan.
Inflasi pangan secara bertahap mulai terkendali, menandakan bahwa daya beli masyarakat masih terjaga.
Langkah antisipatif ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada impor energi dan pangan secara bertahap.
Sebelumnya, langkah serupa telah diambil di sektor energi dengan mencari alternatif seperti DME dan CNG untuk menggantikan LPG.
Dengan kombinasi stok yang cukup, jalur impor yang aman, dan kebijakan mitigasi risiko, Indonesia dinilai lebih siap menghadapi tekanan eksternal dibandingkan periode krisis sebelumnya.