Eventbogor.com – Kabar duka datang dari Ciampea, Bogor, setelah sebuah insiden udara tragis terjadi yang menewaskan Marsma TNI Fajar, seorang perwira tinggi TNI AU yang juga terlibat aktif dalam kegiatan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).
Pesawat kecil yang dikemudikan oleh Marsma Fajar secara tiba-tiba mengalami kegagalan teknis saat sedang melakukan latihan rutin di kawasan udara Ciampea.
Meskipun awak darat sempat menerima sinyal darurat, upaya penyelamatan tidak bisa dilakukan tepat waktu karena lokasi jatuhnya pesawat berada di area perbukitan yang sulit dijangkau.
Tim SAR gabungan langsung dikerahkan tak lama setelah hilang kontak, dan berhasil menemukan puing pesawat dalam kondisi hancur lebur akibat benturan keras.
Sayangnya, pilot satu-satunya di dalam kokpit, yaitu Marsma Fajar, dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian tanpa sempat dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kementerian Pertahanan dan TNI AU telah menyampaikan belasungkawa mendalam atas kehilangan salah satu putra terbaik bangsa yang dikenal gigih dalam memajukan olahraga dirgantara nasional.
Marsma Fajar bukan hanya sosok militer yang disegani, tapi juga pelopor dalam pengembangan penerbangan sport di Indonesia melalui perannya di FASI.
Insiden ini turut mengundang sorotan terhadap prosedur keselamatan penerbangan untuk latihan non-tempur, terutama yang melibatkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) ringan.
Otoritas terkait berjanji akan membentuk tim investigasi independen guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor cuaca, human error, atau kerusakan mesin.
Duka menyelimuti keluarga besar TNI AU, FASI, serta warga Bogor yang selama ini mengenal almarhum sebagai figur rendah hati dan penuh dedikasi.