Di tengah cadangan devisa yang masih cukup tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil, pemerintah yakin daya tahan ekonomi nasional tetap terjaga.
Komitmen untuk mempercepat belanja negara juga terus digenjot sebagai stimulus tambahan agar roda ekonomi tetap berputar meski permintaan global lesu.
Purbaya kembali menegaskan bahwa fundamental makroekonomi Indonesia tetap kokoh, dengan defisit anggaran yang terkendali dan utang negara yang masih berada dalam batas aman.
“Ini bukan tanda pemburukan ekonomi domestik,” tegasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (25/04/2026), menanggapi spekulasi luas tentang potensi krisis nilai tukar.
Narasi pesimistis yang berkembang, katanya, harus dikoreksi dengan data dan komunikasi kebijakan yang lebih jernih agar masyarakat tidak salah paham.