Maka dari itu, perlu diluruskan: puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijjah (5 Agustus 2026), sedangkan Arafah pada 9 Zulhijjah (6 Agustus 2026).
Keduanya bukan bagian dari puasa Mei, tapi tetap penting untuk dicatat sebagai amalan menjelang Idul Adha.
Niat puasa Tarwiyah: ‘Nawaitu shauma ghadin ‘an sunnatit tarwiyah sunnatan lillahi ta’ala’.
Niat puasa Arafah: ‘Nawaitu shauma ghadin ‘an sunnatil wuqufi bi ‘arafata sunnatan lillahi ta’ala’.
Jadi, meski tidak termasuk dalam Mei, kedua puasa ini tetap menjadi amalan istimewa yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Yang terpenting, niat tulus dan konsistensi dalam beribadah menjadi kunci utama.
Tidak harus menunggu bulan tertentu, tapi memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk mendulang pahala.
Bagi yang ingin memulai, catat jadwalnya sejak dini, agar tidak terlewat.
Apalagi di tengah kesibukan modern, pengingat kecil bisa membuat perbedaan besar dalam kehidupan spiritual.
Idul Adha 2026 sendiri diprediksi jatuh pada 7 Agustus 2026 menurut perhitungan hisab, baik dari pemerintah maupun Muhammadiyah.