Eventbogor.com – Masyarakat di seluruh penjuru dunia kembali memperingati Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia, atau yang lebih dikenal sebagai World Book and Copyright Day, pada Kamis, 23 April 2026.
Perayaan yang didukung oleh UNESCO ini menjadi momen penting untuk mengingatkan kembali nilai literasi, penghargaan terhadap karya tulis, serta perlindungan hak cipta para penulis.
Bagi kamu yang ingin ikut merayakannya dengan cara yang simpel tapi bermakna, ada opsi menarik lewat penggunaan twibbon Hari Buku Sedunia 2026 yang bisa diakses secara gratis.
Twibbon, atau bingkai foto digital, kini jadi favorit banyak orang untuk menunjukkan dukungan terhadap berbagai peristiwa global, termasuk momen seperti ini.
Desainnya menarik, mudah digunakan, dan bisa langsung dipasang di foto profil media sosial kamu.
Cukup kunjungi platform penyedia seperti Twibbonize.com, pilih desain yang sesuai, unggah foto, lalu bagikan ke Instagram, WhatsApp, atau X (dulu Twitter).
Tidak hanya sekadar tren visual, tapi tindakan kecil ini punya dampak sosial yang cukup besar.
Dengan memakai twibbon, kamu turut mendorong semangat membaca, mendukung dunia penerbitan, dan menghargai jerih payah penulis di balik setiap buku.
Awal mula peringatan ini sendiri digagas oleh penulis asal Valencia, Vicente Clavel Andrés, sebagai bentuk penghormatan kepada para sastrawan ternama yang wafat pada 23 April, termasuk William Shakespeare.
UNESCO kemudian mengadopsi tanggal ini sebagai hari perayaan global sejak 1995.
Di tahun 2026, semangatnya tetap sama: mendorong generasi muda untuk aktif membaca, menulis, dan memahami nilai-nilai budaya lewat literasi.
Penting untuk dicatat bahwa Hari Buku Sedunia berbeda dengan Hari Buku Anak Sedunia yang diperingati setiap 2 April.
Yang pertama bersifat global dan mencakup semua genre buku serta isu hak cipta, sementara yang kedua lebih fokus pada tumbuhnya kebiasaan membaca sejak usia dini.
Jadi, selain sekadar membagikan foto berbingkai menarik, momen ini bisa jadi ajang refleksi: kapan terakhir kali kamu menyelesaikan sebuah buku?
Atau mungkin, ini saat yang tepat untuk mulai membaca satu bab per hari.
Merayakan Hari Buku tak harus dengan hal besar—kadang, cukup dengan niat untuk membuka halaman pertama.
