Celupkan batang seledri ke dalam air bersih secukupnya, kira-kira setinggi sepertiga bagian bawah, lalu letakkan di tempat yang terkena cahaya tidak langsung.
Setiap dua hari sekali, ganti airnya agar tetap bersih dan bebas jamur.
Dalam waktu 5–7 hari, kamu akan mulai melihat tunas baru muncul di tengah batang, dan akar mulai berkembang.
Saat akar sudah cukup panjang—sekitar 2–3 cm—saatnya memindahkan bibit ke dalam pot yang telah disiapkan.
Tanam dengan hati-hati agar akar tidak rusak, lalu siram secukupnya agar media tetap lembap.
Letakkan pot di area yang mendapat sinar matahari pagi minimal 3–4 jam setiap hari.
Seledri memang suka cahaya, tapi hindari paparan sinar matahari langsung yang terlalu panas karena bisa membuat daun layu.
Pastikan media tanam tidak terlalu kering atau terlalu basah—siram secara rutin, terutama saat cuaca panas.
Untuk hasil maksimal, tambahkan pupuk organik cair setiap dua minggu sekali agar pertumbuhan tetap cepat dan daunnya lebat.
Dalam waktu sekitar 60 hari, seledri sudah siap dipanen—cukup petik daun bagian luar terlebih dahulu agar tanaman tetap tumbuh dan bisa dipanen berkali-kali.