Eventbogor.com – Pemerintah Kota Bogor meluncurkan program strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penempatan tenaga kerja di luar negeri.

Sebanyak 30 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) saat ini sedang mengikuti pelatihan intensif selama tiga bulan yang sepenuhnya dibiayai oleh APBD Kota Bogor.

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus memberikan peluang kerja berkualitas bagi warga Bogor.

Pelatihan diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja setempat bekerja sama dengan lembaga pelatihan kompeten yang telah terakreditasi secara nasional.

Peserta pelatihan akan dibekali keterampilan kerja sesuai standar internasional, termasuk pelatihan bahasa asing, adaptasi budaya, serta kesehatan dan keselamatan kerja.

Tujuan utama pelatihan adalah mempersiapkan calon pekerja agar siap ditempatkan di negara tujuan seperti Kuwait, Turki, dan Montenegro.

Ketiga negara tersebut dipilih berdasarkan permintaan tenaga kerja dari sektor perawat, teknisi, dan pekerja konstruksi.

Pemerintah Kota Bogor menjamin seluruh proses penempatan dilakukan secara legal dan transparan melalui saluran resmi yang bekerja sama dengan BP2MI.

Tidak hanya pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pendampingan hukum, asuransi, dan perlindungan jaminan sosial selama masa penugasan di luar negeri.

Wali Kota Bogor menekankan bahwa program ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga bagian dari diplomasi tenaga kerja yang berkelanjutan.

Program Calon Pekerja Migran Indonesia diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain di Jawa Barat dalam pengembangan sumber daya manusia.

BACA JUGA :  Program Makanan Bergizi Gratis Dimulai di Desa Purasari Leuwiliang

Pemkot Bogor juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftar secara daring melalui portal resmi Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor.

Seleksi peserta dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan latar belakang pendidikan, kesehatan, dan motivasi kerja calon peserta.

Program ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk serikat pekerja dan lembaga swadaya masyarakat.

Keberhasilan pelatihan akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan kualitas output sesuai dengan kebutuhan pasar global.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kerja sama internasional demi membuka lebih banyak peluang kerja di masa depan.

Dengan pendekatan yang terencana dan berkelanjutan, Pemkot Bogor optimis program ini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian lokal.