Eventbogor.com – Kuliner legendaris Laksa Pak Inin Cihideung dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi mendapat pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tingkat nasional.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kuliner tradisional, yang mampu mempertahankan eksistensinya selama lebih dari 6 dekade.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti mengatakan, pengakuan tersebut merupakan wujud penghargaan atas upaya pelaku usaha lokal dalam menjaga warisan kuliner daerah.

Penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, dalam peringatan Hari Kebudayaan Nasional tingkat Kabupaten Bogor.

Bertahan Sejak 1965, Tetap Mengandalkan Cara Tradisional

Penghargaan berlangsung di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Cibinong, Laksa Pak Inin Cihideung memang dikenal sebagai salah satu kuliner khas Bogor sejak 1965.

Hingga 2026, kuliner ini telah melewati perjalanan selama 61 tahun dan menjadi bagian dari kekayaan cita rasa tradisional masyarakat Kabupaten Bogor.

Salah satu hal yang membuat Laksa Pak Inin tetap memiliki karakter tersendiri adalah, metode pengolahannya.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan cara memasak, kuliner ini masih mempertahankan proses tradisional dengan menggunakan tungku dan kayu bakar.

Cara pengolahan tersebut menjadi bagian dari tradisi yang terus dijaga oleh pelaku usaha, mencerminkan upaya menjaga pengetahuan dan praktik kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pengakuan Nasional untuk Identitas Kuliner Bogor

Titi Sugiarti berharap, penetapan Laksa Cihideung sebagai Warisan Budaya Takbenda tingkat nasional, dapat semakin memperkuat posisinya sebagai bagian dari identitas kuliner Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Kuliner Hangat yang Wajib Dicoba di Bogor Saat Musim Hujan

Menurutnya, pengakuan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian masyarakat terhadap keberadaan kuliner tradisional.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga berharap, penghargaan ini dapat mendorong anak muda untuk lebih mengenal dan mencintai kuliner tradisional.

Keberadaan kuliner tradisional bukan sekadar soal cita rasa, melainkan juga menyimpan sejarah, kebiasaan, dan identitas masyarakat yang membentuknya.

Dengan pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda nasional, Laksa Pak Inin Cihideung diharapkan dapat terus bertahan dan dikenal oleh generasi berikutnya.