EventBogor.com – Jakarta, kabar baik bagi para pengguna jalan di kawasan Rasuna Said. Dua tiang monorel yang selama bertahun-tahun berdiri kokoh namun tak berfungsi, kini telah dibongkar. Perubahan ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya para pengendara yang merasakan langsung dampak positifnya.
Pembongkaran tiang-tiang monorel yang mangkrak ini menjadi sorotan utama. Proyek monorel yang seharusnya menjadi solusi transportasi modern di Jakarta, justru terhenti dan menyisakan tiang-tiang besi yang terbengkalai. Setelah sekian lama menjadi pemandangan yang tak sedap dipandang, akhirnya pemerintah mengambil tindakan tegas untuk membongkar struktur yang mengganggu tersebut.
Pembongkaran Rampung September 2026
Proses pembongkaran yang dilakukan secara bertahap ini ditargetkan rampung pada September 2026. Pantauan di lokasi pada Jumat, 16 Desember 2026, menunjukkan bahwa rangka besi dari dua tiang monorel sudah terpotong habis. Bekas pembongkaran ditutupi dengan barrier beton untuk menjaga keamanan dan kerapihan area.
Pengerjaan pembongkaran sendiri dilakukan pada malam hari, mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB, untuk menghindari gangguan pada aktivitas lalu lintas di Jalan HR. Rasuna Said. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mempercepat proses pembongkaran.
Dampak Positif bagi Pengguna Jalan
Perubahan yang paling terasa adalah kondisi jalan yang kini terasa lebih lapang dan rapi. Salah seorang pengemudi ojek online (Ojol), Taufik (31), mengungkapkan perasaannya. “Kan baru ini aja ya, tapi udah kelihatan plong gitu mata. Kayak nggak ada yang ganggu aja penglihatan,” ujarnya. Taufik yang seringkali melewati jalan tersebut merasakan langsung manfaat dari pembongkaran tiang monorel ini.
Tidak hanya Taufik, banyak pengguna jalan lain yang juga merasakan dampak positifnya. Hilangnya tiang-tiang yang selama ini menghalangi pandangan membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan aman. Hal ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah tanggap terhadap aspirasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Harapan untuk Pembongkaran Selanjutnya
Taufik berharap agar pembongkaran serupa juga dilakukan pada tiang-tiang monorel lainnya, terutama yang berada di Jalan Asia Afrika hingga Jalan Gelora di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Harapan ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk melihat perubahan positif secara menyeluruh di ibu kota.
Pembongkaran tiang monorel yang mangkrak ini bukan hanya sekadar pembersihan fisik, tetapi juga simbol dari upaya pemerintah dalam mengatasi masalah infrastruktur yang terbengkalai. Diharapkan, langkah ini akan membuka jalan bagi pembangunan infrastruktur yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan selesainya pembongkaran di Rasuna Said, diharapkan ke depannya akan ada solusi konkret untuk proyek monorel yang lebih baik. Masyarakat tentunya menunggu gebrakan baru yang dapat memberikan dampak positif bagi transportasi publik di Jakarta.