EventBogor.com – Cibinong, 28 Oktober 2024 – Di tengah hiruk pikuk modernisasi dan tantangan zaman yang kian kompleks, peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 menjadi momentum krusial bagi generasi muda Kabupaten Bogor. Lebih dari sekadar seremoni rutin, peringatan kali ini adalah panggilan untuk merenungkan kembali makna perjuangan para pendahulu, serta bagaimana semangat persatuan dan kesatuan dapat menjadi fondasi kokoh dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Bumi Tegar Beriman.
Sumpah Pemuda, yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928, bukanlah sekadar catatan sejarah. Tiga janji suci yang meliputi persatuan tanah air, bangsa, dan bahasa, tetap relevan dan bahkan semakin krusial di era digital ini. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya menjadi kompas bagi generasi muda dalam menghadapi arus perubahan sosial dan ekonomi yang begitu cepat. Di tengah gempuran informasi dan teknologi, semangat persatuan menjadi benteng utama dalam menjaga identitas bangsa dan memperkuat rasa memiliki terhadap tanah air.
Tantangan Nyata di Balik Semangat Pemuda
Namun, semangat membara saja ternyata belum cukup untuk membawa perubahan yang signifikan. Menurut Nurdin Ruhendi, SH, seorang aktivis pemuda Kabupaten Bogor, tantangan terbesar yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya berkutat pada semangat juang, tetapi juga pada isu krusial seperti lapangan pekerjaan dan kualitas pendidikan. “Angka pengangguran dan kualitas pendidikan adalah dua hal yang menjadi perhatian utama dan perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Nurdin, yang juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan generasi muda.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mengubah bonus demografi menjadi kekuatan produktif yang nyata. Pemerintah daerah memiliki peran vital dalam membuka ruang yang lebih luas bagi pemuda dalam berbagai bidang, mulai dari kewirausahaan, ekonomi kreatif, hingga inovasi digital. Dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang mendorong kreativitas dan inovasi, seperti pelatihan keterampilan, inkubasi bisnis, dan akses terhadap modal, sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi muda yang mandiri dan berdaya saing.
Sinergi Membangun Bogor: Bukan Hanya Urusan Satu Golongan
Penting untuk diingat bahwa pembangunan daerah bukanlah tugas yang bisa diemban oleh segelintir kelompok atau organisasi tertentu saja. Nurdin menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemuda dari berbagai latar belakang, dalam proses pembangunan. “Banyak pemuda di Kabupaten Bogor yang memiliki ide, gagasan, dan harapan yang perlu didengar oleh para pemangku kebijakan,” tambahnya. Hal ini menggarisbawahi urgensi untuk menciptakan ruang partisipasi yang adil, di mana setiap pemuda merasa memiliki peran penting dalam membangun daerahnya.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2025 di Kabupaten Bogor harus menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Ia harus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat persatuan dan gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Dalam konteks kekinian, sumpah pemuda dapat dimaknai sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa. Komitmen ini harus tercermin dalam tindakan nyata, mulai dari kegiatan sehari-hari hingga kebijakan pemerintah daerah.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda Kabupaten Bogor diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi juga pelaku utama perubahan. Dengan ide-ide segar, semangat juang yang tinggi, dan kerja keras yang tak kenal lelah, mereka akan membawa Kabupaten Bogor menuju masa depan yang lebih gemilang. Mari kita jadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai awal dari babak baru, di mana semangat persatuan dan gotong royong menjadi landasan utama dalam membangun Kabupaten Bogor yang kita cintai.