EventBogor.com – Kabar tak sedap datang dari ruas jalan nasional yang menghubungkan jantung Bogor Barat. Kegelapan kembali menyelimuti jalur vital ini akibat padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU). Warga pun was-was, sementara pemerintah berjanji segera bertindak.
Jalur Gelap, Ancaman Nyata
Bayangkan Anda melaju di tengah malam, hanya ditemani sorot lampu kendaraan. Di kiri-kanan, kegelapan pekat seolah siap menelan. Itulah yang kini dirasakan pengguna jalan di ruas Jasinga-Leuwiliang. Jalur yang seharusnya terang benderang, kini kembali gelap gulita. Kondisi ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, tapi juga ancaman nyata bagi keselamatan.
Jalur ini adalah urat nadi perekonomian dan aktivitas warga Bogor Barat. Ribuan kendaraan hilir mudik setiap hari, membawa manusia dan barang. Ketika lampu jalan padam, risiko kecelakaan meningkat drastis. Kriminalitas pun bisa mengintai dalam kegelapan.
Apa Penyebabnya?
Laporan dari petugas Dinas Perhubungan (Dishub) LAJ PJU menyebutkan, kerusakan dan pencurian kabel menjadi penyebab utama. Kabel-kabel di tiang PJU diduga dicuri, membuat lampu tak bisa menyala. Proses perbaikan sebenarnya sudah berjalan, namun kerusakan yang parah membuat penyalaan kembali lampu memakan waktu.
Contoh konkret, di Kecamatan Leuwisadeng, perbaikan sudah mulai membuahkan hasil. Namun, di perbatasan Leuwisadeng-Cigudeg, hanya dua titik lampu yang berfungsi. Kondisi di Cigudeg sendiri lebih parah, dengan banyak kabel yang hilang.