EventBogor.com – Kabar baik datang dari Mustika Jaya, Bekasi. Kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Cimuning yang terjadi pada 1 April 2026 lalu, kini menyisakan catatan melegakan: tidak ada korban jiwa. Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, memastikan hal ini setelah melakukan peninjauan langsung di lokasi kejadian pada Sabtu, 4 April 2026.
Namun, di balik kabar baik ini, terselip cerita pilu. Sebanyak 18 orang dilaporkan mengalami luka bakar serius, bahkan di atas 50 persen. Mereka kini sedang dalam perawatan intensif di beberapa rumah sakit di sekitar Bekasi. Ini bukan sekadar angka, ini adalah puluhan nyawa yang berjuang melawan luka dan trauma akibat insiden tersebut.
Kengerian yang Berujung Harapan: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Peristiwa nahas itu terjadi pada pukul 20.30 WIB di Jalan Cinyosng, Kelurahan Cimuning. Api dengan cepat melalap SPBE, menimbulkan kepanikan dan kepulan asap yang membumbung tinggi. Bayangkan detik-detik menegangkan saat warga berusaha menyelamatkan diri, sementara petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan si jago merah. Untungnya, berkat kerja keras berbagai pihak, api berhasil dikendalikan, dan kabar baiknya, tidak ada nyawa yang melayang.
Dampak yang Belum Usai: Perawatan Intensif dan Luka Mendalam
Camat Maka Nachrowi mengakui bahwa ia belum dapat memastikan jumlah pasti korban yang masih menjalani perawatan. Beberapa korban sudah diperbolehkan pulang, sementara sebagian lainnya masih membutuhkan penanganan medis intensif. Berdasarkan informasi terakhir, tiga orang masih dirawat di RSUD Kota Bekasi. Selain itu, ada juga korban yang dirawat di rumah sakit lain, termasuk RS Primaya. Ini menunjukkan betapa kompleksnya dampak dari musibah ini, tak hanya bagi para korban, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat sekitar.