Eventbogor.com – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah menjadi momen yang ditunggu-tunggu umat Muslim di Indonesia.
Meski tahun ini terjadi perbedaan dalam penetapan hari raya, kewajiban dan tata cara salat tetap menjadi acuan utama bagi yang ingin menjalankannya dengan benar.
Warga Muhammadiyah telah lebih dulu merayakan Lebaran pada Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang menjadi metode andalan organisasi tersebut.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, setelah melaksanakan sidang isbat yang mempertimbangkan rukyatul hilal secara nasional.
Perbedaan ini bukan hal baru dalam sejarah Islam di Indonesia, dan umat diimbau untuk saling menghormati keyakinan masing-masing tanpa saling menyalahkan.
Salat Idul Fitri sendiri tergolong sebagai ibadah sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan dan memiliki pahala besar jika dilakukan secara berjamaah.
Waktu pelaksanaannya dimulai setelah matahari terbit, sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 waktu setempat, namun tidak dianjurkan langsung dilakukan begitu matahari muncul.
Menurut pandangan Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, waktu paling utama adalah ketika matahari sudah naik setinggi satu tombak, sekitar 15 hingga 20 menit setelah terbit.
Hal ini bertujuan agar lebih memastikan waktu yang tepat dan memberi kesempatan bagi jamaah untuk berkumpul dengan tenang.
Batas akhir waktu salat Idul Fitri menurut madzhab Syafi’i adalah saat matahari mulai tergelincir, atau menjelang waktu Dzuhur.