Eventbogor.com – Kapan puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 menjelang Idul Adha? Pertanyaan ini mulai mencuat seiring mendekatnya bulan Dzulhijjah di tahun 2026.

Bagi umat Islam, dua puasa sunnah ini menjadi amalan yang sangat dianjurkan, terutama karena keutamaannya yang begitu besar.

Puasa Tarwiyah dan Arafah bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari rangkaian ibadah yang sarat makna, terutama dalam konteks persiapan haji.

Secara umum, puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah jatuh pada 9 Dzulhijjah.

Di tahun 2026, meski belum ada penetapan resmi dari pemerintah Indonesia soal kalender Hijriah, secara perkiraan berdasarkan perhitungan hisab, kedua puasa ini kemungkinan besar akan jatuh pada bulan Juli.

Yang menarik, puasa Tarwiyah menjadi penanda awal bagi jemaah haji untuk memulai persiapan spiritual dan fisik menuju wukuf di Arafah.

Kata ‘Tarwiyah’ sendiri konon berasal dari kata ‘tarwiyyah’, yang berarti mengambil air, mengacu pada sejarah ketika jemaah dulu mulai menyiapkan bekal air dari Mina menuju Arafah.

Sementara itu, puasa Arafah dilakukan tepat sehari sebelum Hari Raya Idul Adha, saat jemaah haji sedang berwukuf di Padang Arafah.

Amalan ini bukan hanya untuk jemaah haji, tapi juga sangat dianjurkan bagi umat muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Rasulullah SAW diketahui sangat menganjurkan puasa Arafah karena keutamaannya yang luar biasa.

BACA JUGA :  Tanggal 1 April dan Asal-Usul April Mop yang Masih Jadi Misteri

Sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah, puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun—satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.

Sementara itu, puasa Tarwiyah juga memiliki pahala yang besar, salah satunya dikatakan setara dengan pahala kesabaran Nabi Ayub saat menghadapi cobaan hidup.

Ada pula riwayat yang menyebutkan bahwa pahala puasa Arafah setara dengan pahala Nabi Isa Alaihissalam.

Meski statusnya sunnah, banyak umat Islam yang berlomba-lomba menjalankannya karena ganjaran yang begitu besar.

Puasa ini juga menjadi bentuk solidaritas spiritual dengan para jemaah haji yang sedang menjalankan rukun penting di tanah suci.

Untuk niat puasa Tarwiyah, cukup berniat di malam hari sebelum fajar dengan bacaan: ‘Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatit Tarwiyah lillahi ta’ala’.

Sedangkan untuk puasa Arafah, niatnya: ‘Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnatil Arafah lillahi ta’ala’.

Amalan ini bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tapi juga momentum untuk memperdalam introspeksi, memperkuat kesabaran, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah, umat muslim di seluruh dunia turut merasakan semangat ibadah haji, meski tidak secara fisik berada di Mekkah.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan besar ini di tahun 2026, apalagi jika jatuh pada hari yang memungkinkan untuk diamalkan dengan khusyuk.

Simak terus perkembangan kalender Hijriah dari sumber resmi seperti Kemenag RI untuk memastikan tanggal pastinya nanti.

BACA JUGA :  Contoh Khutbah Jumat Tema Idul Fitri 1447 H: Momentum Meningkatkan Iman di Bulan Syawal