Eventbogor.com – Banjir bandang melanda Desa Pangaur, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (18/4/2026) malam, menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan permukiman warga.
Kejadian ini menjadi sorotan utama dalam kategori Event mengingat dampak luas yang ditimbulkan terhadap akses dan kehidupan masyarakat setempat.
Bencana tersebut dipicu oleh luapan Sungai Cipangaur yang menghantam sedikitnya lima jembatan, termasuk empat jembatan rawayan dan satu jembatan beton.
Jembatan rawayan yang rusak berat berada di Kampung Panyindangan (RT 02 RW 04), Kampung Kuluwung (RT 01 dan RT 02 RW 05), serta Kampung Samprok (RT 01 RW 06).
Sementara itu, jembatan beton di Kampung Nagreg (RT 01 RW 05) juga dilaporkan mengalami kerusakan signifikan akibat derasnya arus sungai.
Kerusakan infrastruktur ini mengganggu mobilitas warga, terutama dalam aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, dan mengakses layanan kesehatan.
Murnai, Ketua RT 01 RW 05 Kampung Nagreg, menyatakan bahwa warga kini terpaksa menempuh rute alternatif melalui jembatan lain yang lebih jauh.
Perubahan rute ini menambah waktu tempuh dan menyulitkan akses bagi warga lanjut usia serta anak-anak.
Menurut data Pemerintah Desa Pangaur, sekitar 25 kepala keluarga di Kampung Nagreg terdampak langsung akibat terputusnya akses jembatan.
Selain gangguan akses, banjir bandang juga merusak permukiman warga secara fisik.
