Eventbogor.com - Banyak orang sering dengar istilah perokok aktif dan perokok pasif, tapi nggak semua paham bedanya. Padahal, dua jenis ini sama-sama punya risiko buat kesehatan, cuma cara terpaparnya aja yang beda. Yuk, kita bahas lebih lengkap!
Perokok aktif adalah orang yang secara langsung mengisap rokok. Asap rokok masuk ke tubuh mereka langsung dari batang rokok yang dibakar. Karena masuk langsung ke paru-paru, risiko kesehatan jadi lebih tinggi. Dampak negatifnya antara lain:
Contoh gampangnya adalah orang yang menyalakan dan menghisap rokok sendiri tiap hari, atau yang nggak bisa jauh dari rokok dalam kegiatan sehari-hari.
Perokok pasif nggak merokok sendiri, tapi terpapar asap rokok dari orang lain. Ini sering disebut juga secondhand smoke. Meski nggak langsung mengisap rokok, dampak kesehatan tetap nggak bisa dianggap remeh. Anak-anak, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis paling rentan.
Dampak kesehatan perokok pasif antara lain:
Contoh perokok pasif adalah anak atau orang dewasa yang berada di ruangan sama orang yang merokok, atau bahkan di tempat umum yang belum bebas asap rokok.
Banyak yang mikir, “Ah gue nggak ngerokok, aman deh.” Tapi kenyataannya, asap rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya, termasuk zat karsinogenik. Bahkan dalam ruangan tertutup, asap rokok bisa bertahan lama dan terhirup orang di sekitarnya. Jadi, walau nggak menghisap rokok langsung, tubuh tetap kena dampaknya.
Perokok aktif adalah mereka yang merokok langsung, sementara perokok pasif cuma terpapar asap rokok dari orang lain. Keduanya tetap berisiko buat kesehatan, tapi efeknya biasanya lebih berat buat perokok aktif. Jadi, baik kamu perokok atau bukan, penting banget untuk menghindari paparan asap rokok demi kesehatan jangka panjang.