Apa Artinya Bagi Kantong Anda?
Jangan salah, mengonsumsi pangan lokal juga bisa berdampak positif pada keuangan Anda. Coba bandingkan harga singkong atau ubi dengan camilan impor. Perbedaannya bisa cukup signifikan, kan? Dengan sedikit kreativitas di dapur, Anda bisa menyajikan makanan lezat dan bergizi untuk keluarga tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Belum lagi, Anda turut berkontribusi mendukung UMKM lokal dan menggerakkan roda perekonomian daerah.
Berdasarkan data dari BPS, konsumsi umbi-umbian masyarakat Bogor masih jauh dari angka ideal. Tahun 2024 lalu, konsumsi umbi hanya 37 gram per kapita per hari. Padahal, idealnya mencapai 95 gram. Ini adalah tantangan sekaligus peluang bagi kita semua.
Ayo Berpartisipasi!
HJB ke-543 adalah momen tepat untuk memulai perubahan. Mari kita dukung gerakan DKP. Mari kita eksplorasi kekayaan pangan lokal. Mari kita ciptakan gaya hidup yang lebih sehat, berkelanjutan, dan tentu saja, lebih ramah di kantong.
Jangan lewatkan juga program mingguan DKP: Selasa Masasi, Rabu Cintahuy, dan Jumat Tu Say Bu. Jadikan pangan lokal sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup Anda!