Dan jangan sekali-kali melupakan protein nabati, karena tempe, tahu, kacang-kacangan, dan lentil adalah sumber protein yang jauh lebih ramah lingkungan.
Jangan ragu untuk mengeksplorasi masakan vegan, dengan bumbu dan rempah yang tepat, hidangan nabati pun bisa tetap lezat dan kaya variasi.
Selain itu, mengurangi produk susu juga bisa jadi langkah baik, karena produksi susu sapi memerlukan air yang jauh lebih banyak dibandingkan alternatif nabati seperti susu oat atau kedelai.
Memulai gaya hidup eco-friendly pun bisa dilakukan sesederhana dari dalam rumah Anda sendiri.
Coba cari alternatif ikan, mengingat praktik overfishing kini menjadi masalah besar, Anda bisa mencoba opsi seperti tofu atau olahan nabati lainnya.
Pilih produk-produk tanpa kemasan plastik; belanja di toko yang menyediakan produk curah atau tanpa kemasan bisa jadi titik awal yang bagus.
Kalau ada lahan, tanam makanan sendiri; mulailah dari yang sederhana seperti cabai atau daun mint di pekarangan rumah.
Pilih produk organik, karena secara umum, produk-produk ini lebih ramah lingkungan lantaran tidak menggunakan pestisida berbahaya dalam proses budidayanya.
Terakhir, cobalah untuk lebih dekat dengan alam; mulai dari jalan santai di taman, hingga belajar mengenal asal-usul makanan Anda—semua ini bisa membantu Anda jadi lebih mindful terhadap lingkungan sekitar.