Eventbogor.com – Aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia memang tak bisa lepas dari tantangan seperti cuaca panas dan lembap, ditambah lagi dengan kebiasaan pakai helm, topi, atau hijab yang bikin kulit kepala jadi lebih rentan bermasalah.
Salah satu gangguan yang sering muncul akibat kondisi ini adalah ketombe—bukan cuma bikin gatal, tapi juga bisa menggerus rasa percaya diri secara perlahan.
Menyadari betapa serius dampak ketombe bagi kehidupan sosial dan psikologis, lavojoy akhirnya meluncurkan inovasi terbarunya: Flakes Off My Crown Series.
Peluncuran produk ini digelar dalam acara Reclaim Your Crown: From Flakes to Freedom di Habitate Jakarta, yang langsung mencuri perhatian karena konsepnya yang tak sekadar jual sampo, tapi juga mengedukasi.
Rangkaian terbaru ini dibuat dengan pendekatan scalp health—fokusnya bukan cuma pada rambut, tapi benar-benar merawat kesehatan kulit kepala sebagai fondasi utama.
Dirancang khusus untuk iklim tropis, Flakes Off My Crown Series hadir dalam bentuk shampoo dan conditioner 2-in-1, praktis dan efektif buat yang punya jadwal padat.
Yang menarik, lavojoy menyediakan tiga tingkat konsentrasi Selenium Sulfide: 0,2% untuk ketombe ringan, 0,6% untuk sedang, dan 1% untuk kasus intens.
Dengan opsi seperti ini, pengguna bisa pilih solusi yang benar-benar sesuai dengan kondisi kulit kepalanya—nggak asal pakai, tapi tepat sasaran.
Di dalam formulanya, ada kombinasi bahan aktif yang sudah terbukti klinis, mulai dari Salicylic Acid, Piroctone Olamine, hingga perpaduan minyak Argan dan Jojoba yang dikenal melembapkan.
Tak ketinggalan, Panthenol juga disertakan untuk memperkuat scalp barrier, sehingga kulit kepala nggak cuma bebas ketombe, tapi juga lebih sehat dan terlindungi.
Salah satu nilai plusnya, produk ini bebas dari SLS dan SLES—surfaktan keras yang sering bikin kulit kepala kering atau iritasi.
Sebagai gantinya, lavojoy memakai surfaktan lembut yang aman dipakai rutin, bahkan untuk kulit kepala sensitif sekalipun.
Di acara peluncurannya, pengunjung bisa langsung merasakan manfaatnya lewat sesi scalp analysis, uji coba produk, hingga diskusi interaktif bersama para ahli.
Dickson Leo, perwakilan dari lavojoy, bilang kalau ketombe sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat personal dan mendalam.
“Ini bukan cuma soal ketombe yang jatuh dari kepala, tapi juga soal bagaimana seseorang merasa di depan orang lain,” ujarnya, menekankan bahwa kampanye ini ingin mengubah cara pandang masyarakat.
Devina Ciayadi, salah satu pakar yang hadir, juga menambahkan bahwa kulit kepala yang sehat adalah dasar dari rambut yang kuat dan indah.
Menurutnya, merawat rambut tanpa memperhatikan kulit kepala itu ibarat membangun rumah di atas tanah yang retak.
Dengan Flakes Off My Crown Series, lavojoy nggak cuma menawarkan produk, tapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan kulit kepala secara menyeluruh.
Inovasi ini jadi langkah penting di tengah meningkatnya kesadaran akan self-care yang holistik, terutama di kalangan urban yang aktif dan peduli penampilan.
Bagi yang sering merasa minder karena ketombe, mungkin inilah saatnya untuk benar-benar ‘reclaim your crown’ dan kembali tampil percaya diri.
